Hidangan Jepang yang mengenyangkan ini memadukan tonkatsu—potongan daging babi goreng tepung kesayangan Jepang—dengan saus wijen miso yang kaya dan beraroma kacang.
Potongan daging babi yang renyah disiram dengan glasir manis dan gurih yang terbuat dari miso dan biji wijen sangrai, menciptakan cita rasa yang berani namun seimbang sempurna yang selalu lezat setiap saat.
Latar Belakang Budaya
Akar hidangan ini dapat ditelusuri ke miso katsu, hidangan khas daerah dari Nagoya di Jepang tengah. Miso katsu dianggap sebagai makanan jiwa Nagoya—menampilkan hatcho miso, pasta kedelai berwarna gelap dan kuat, yang dimasak menjadi saus manis dan gurih yang dituangkan di atas potongan daging babi.
Asal usul tonkatsu sendiri berasal dari akhir abad ke-19, ketika Jepang mulai merangkul masakan bergaya Barat. Terinspirasi dari côtelette Prancis, para koki Jepang mengimajinasikan ulang hidangan ini menggunakan teknik memasak lokal, melahirkan tonkatsu yang renyah dan juicy yang kita kenal sekarang.
Seiring waktu, variasi regional pun muncul—sauce katsu dari Tokyo, miso katsu dari Nagoya, dan versi Kyushu dengan topping yuzu kosho—semuanya mencerminkan budaya kuliner Jepang yang beragam.
Dalam versi ini, kami telah mengadaptasi miso katsu untuk dapur global dengan memadukan miso dan biji wijen sangrai untuk membuat saus goma miso yang harum, mudah disiapkan, dan kaya rasa.
Mengapa Disukai di Jepang
Di Nagoya, di mana budaya miso sangat mengakar, miso lebih dari sekadar bumbu—ia adalah simbol gizi dan energi. Hidangan dengan cita rasa kuat yang berpadu sempurna dengan nasi putih adalah ciri khas daerah ini, dan goma miso tonkatsu adalah contoh yang paling mewakilinya.
Hidangan ini sering disajikan pada hari-hari ketika orang mendambakan sesuatu yang mengenyangkan dan menyegarkan—apa yang disebut keluarga Jepang sebagai "makanan bertenaga". Anda akan menemukannya dalam kotak makan siang, makan malam keluarga, bahkan sebagai hidangan perayaan di seluruh Jepang.

15 menit

yuchi
PROFIL
BAHAN-BAHAN
PORSI 2
Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi
Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.
- 2 potongan loin babi (untuk tonkatsu)
- garam dan merica (secukupnya)
- tepung roti panko (secukupnya)
- A1 telur
- A2tbsp. tepung terigu serbaguna
- A1tbsp. air
- B2tbsp. gula
- B2tbsp. miso
- B2tbsp. saus Chuno (saus Worcestershire gaya Jepang)
- B1tbsp. air
- B1tbsp. biji wijen sangrai
CARA MEMASAK
- 1
Siapkan tenderloin: Buat irisan kecil pada jaringan ikat antara daging dan lemak, lalu pukul ringan kedua sisi dengan punggung pisau. Bumbui dengan garam dan merica. Campurkan bahan saus (B) (gula, miso, dan saus Worcestershire).

- 2
Campurkan bahan (A) (telur, tepung, dan air) dalam mangkuk untuk membuat adonan. Celupkan babi ke dalamnya, lalu lapisi secara merata dengan tepung roti panko.

- 3
Goreng dalam minyak pada suhu 160°C hingga berwarna cokelat keemasan. Sajikan dengan banyak saus wijen miso.

ID Resep
830
Tips & Catatan
Jangan lupa untuk mengiris dagingnya! Membuat irisan kecil antara lemak dan daging tanpa lemak mencegahnya menggulung dan tetap empuk.
PENILAIAN SAYA
Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!
MULAIULASAN
Jadilah yang pertama mengulas!
I share a wide variety of recipes on Instagram, where my budget-friendly and time-saving dishes are especially popular. My recipes featuring minimal ingredients have been a huge hit, receiving wonderful feedback like "So easy to make!" and "I want to cook this for our anniversary!" As of July 2026, my account has grown to a community of 180K followers.