Tokyo Recipes by Nadia

Kakuni Daging Babi Rebus

Diposting Pada

Diperbarui Pada

Tentang Kakuni

Kakuni, perut babi yang dimasak perlahan, adalah hidangan tradisional Jepang yang dicintai dan dikenal karena teksturnya yang sangat lembut dan cita rasa gurih-manisnya. Akarnya sangat dalam, berasal dari hidangan Tiongkok kuno yang disebut "Dongpo Rou". Dongpo Rou ini sampai ke Jepang pada periode Edo, tiba melalui Nagasaki, yang saat itu merupakan gerbang utama pertukaran internasional. Hidangan ini diadaptasi untuk menyesuaikan selera Jepang, menjadi apa yang kita kenal sebagai "Kakuni". Berbagai daerah di Jepang mengembangkan versi mereka sendiri dari daging babi rebus ini; Okinawa memiliki hidangan lokal serupa yang disebut "Rafute". Menariknya, Kakuni tidak hanya terbatas pada daging babi; ada juga variasi "Kakuni Laut" yang dibuat dengan ikan seperti tuna dan bonito di mana ikan yang dipotong dadu direbus dalam saus manis-gurih yang sama. Jika dimasak dengan baik, bahkan tuna — yang sering kali bisa menjadi kering — akan terasa lembap dan empuk. Popularitas dan daya tarik Kakuni meluas ke seluruh Asia sedemikian rupa sehingga sebuah karya seni terkenal yang disebut "Batu Berbentuk Daging" (Rou Keishi), yang sangat menyerupai daging babi rebus, dipajang di sebuah museum di Taiwan. Realisme patung ini sangat mengagumkan, tampaknya dirancang untuk membangkitkan "kelezatan" yang tersimpan dalam ingatan penonton. Lebih dari sekadar makanan rumahan, Kakuni benar-benar merupakan seni kuliner yang telah dipelihara melalui sejarah panjang dan budaya yang kaya.

Kakuni Daging Babi Rebus
Lihat lebih banyak foto (1)
WAKTU MEMASAK

130 menit

NILAI
Yoshiro Takahashi
Artist

Yoshiro Takahashi

Born in 1988 in Kawasaki, Kanagawa Prefecture, I was inspired by my father, a traditional Japanese chef, and learned cooking fundamentals early at my family’s restaurant. After graduating from Senshu University’s Faculty of Law, I worked in sales at Nippon Shokken Co., Ltd., then as a restaurant manager, before completing a professional food coordinator program and starting my career as an independent culinary expert. I hold nine food-related qualifications, including Professional Chef’s License, Sake Sommelier (Kikisake-shi), Certified Sommelier (ANSA), and Vegetable Sommelier, and was the youngest to earn the advanced title of Certified Lecturer in Sake Studies. While rooted in Japanese cuisine that highlights natural flavors, my repertoire spans ethnic, Italian, and organic dishes. In 2015, I joined a project by Japan’s Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries and JICA, promoting Japanese cuisine domestically and in countries such as France, Paraguay, Bangladesh, and Serbia. A passionate triathlete, I have achieved top finishes in domestic competitions, won my age group at the 2018 Tomonoura Triathlon, and represented Japan at the Age Group World Championships in Australia (2018) and Switzerland (2019). Known as “the running chef,” I collaborate with sports brands and health media, advocating the integration of food, health, and sports. Since 2020, I have served as Official Athlete Food Coach for the Japan Para Table Tennis National Team, supporting athletes’ nutrition. In 2022, I became a father and now balance parenthood with my culinary and athletic careers.

PROFIL

BAHAN-BAHAN

PORSI 2

Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi

Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.

  • 1.3 lb blok perut babi
  • 4 telur
  • daun bawang cincang untuk hiasan (secukupnya)
  • A
    2 cup air
  • A
    1/2 cup kecap asin
  • A
    1/2 cup sake masak
  • A
    1/2 cup anggur beras manis Jepang (mirin)
  • A
    1/4 cup gula
  • A
    8 irisan bulat akar jahe segar
  • A
    2 siung bawang putih (dihancurkan)
  • A
    1 daun bawang Welsh (bagian atas hijau)

CARA MEMASAK

  • 1

    Potong perut babi menjadi blok sekitar 5 cm. Di wajan yang sudah dipanaskan (tidak perlu minyak), letakkan perut babi dengan sisi kulit menghadap ke bawah, lalu cokelatkan semua sisinya.
    Angkat perut babi dari wajan dan masukkan ke dalam panci sup besar. Isi panci sup dengan air dan didihkan. Tutup panci dan kecilkan api; rebus selama 1 jam, lalu buang airnya.
    Jika sejumlah besar air menguap saat direbus, tambahkan air sesuai kebutuhan agar panci tetap penuh.

    Kakuni Daging Babi Rebus Process1
  • 2

    Sementara perut babi sedang direbus, siapkan telur rebus keras. Masukkan telur ke dalam panci dengan air yang cukup untuk menutupi sebagian besar telur dan didihkan. Setelah mulai mendidih, kecilkan api ke sedang-rendah dan rebus selama 10 menit.
    Dinginkan telur dalam rendaman air dingin dan kupas setelah dingin.

    Kakuni Daging Babi Rebus Process2
  • 3

    Dalam panci sup (sekarang hanya berisi perut babi yang sudah direbus), tambahkan 2 cangkir air, kecap asin, sake masak, anggur beras manis Jepang, gula, akar jahe, siung bawang putih, dan daun bawang Welsh ke perut babi. Didihkan.

    Kakuni Daging Babi Rebus Process3
  • 4

    Letakkan drop lid atau kertas tisu di atas bahan-bahan, lalu tutup panci dengan penutup. (Drop lid Jepang adalah penutup (biasanya) kayu yang diletakkan langsung di atas makanan saat direbus;
    jika Anda tidak memiliki drop lid, Anda bisa memotong kertas tisu sesuai ukuran panci dan meletakkannya langsung di atas bahan-bahan.) Rebus dengan api kecil selama 1 jam, lalu tambahkan telur rebus keras yang sudah dikupas.

    Kakuni Daging Babi Rebus Process4
  • 5

    Rebus selama 15-30 menit tambahan. Tata perut babi dan telur di piring, lalu hiasi dengan daun bawang cincang.

    Kakuni Daging Babi Rebus Process5

ID Resep

48

Tips & Catatan

・Perhatikan perut babi saat direbus dan sesuaikan waktu memasak untuk mencapai kelembutan yang diinginkan.
・Mencokelatkan perut babi terlebih dahulu mengunci umami dan mencegah rasa keluar saat direbus.
・Anda juga bisa menambahkan beberapa sayuran berwarna-warni ke dalam panci dan merebusnya bersama daging babi beberapa menit sebelum matang; menyajikannya bersama akan menambah warna ekstra untuk tampilan yang lebih menarik!
・Di Jepang, terkadang perut babi disajikan dengan saus yang dibuat dengan menambahkan tepung kentang atau tepung maizena ke dalam kaldu sisa dari perebusan terakhir.

PENILAIAN SAYA

Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!

MULAI

ULASAN

Jadilah yang pertama mengulas!

TANYAKAN TENTANG RESEP INI