"Champon" adalah hidangan mie Jepang yang digemari, dikenal dengan perpaduan sayuran, daging babi, makanan laut, dan lainnya—semua dimasak dalam satu panci untuk hidangan yang mengenyangkan dan kaya nutrisi.
Awalnya diciptakan pada era Meiji oleh koki Chen Ping Shun dari restoran Shikairo yang terkenal di Nagasaki, champon dirancang untuk menyediakan makanan yang terjangkau dan bergizi bagi pelajar Tiongkok yang belajar di Jepang.
Berdasarkan masakan Fujian, Champon biasanya melibatkan menumis bahan-bahan terlebih dahulu, kemudian memasaknya dalam kaldu tulang babi atau ayam yang kaya dengan mie yang kenyal dan unik.
Metode memasak ini—merebus perlahan alih-alih menumis—menciptakan cita rasa dan tekstur yang menyatu, tidak seperti hidangan mie lainnya.
Setiap daerah di Jepang memiliki versi Champon tersendiri: dari Nagasaki dan Obama hingga Saga, Kumamoto, bahkan tempat-tempat seperti Shiga dan Ehime.
Beberapa versi menggunakan udon atau kaldu bergaya Jepang, mencerminkan fleksibilitas Champon yang terus berkembang.
Hidangan hari ini menangkap esensi Champon dalam tumisan tanpa mie yang kaya sayuran dengan saus kental yang gurih.
Kaya rasa, memuaskan, dan mengejutkan sehat!
"Tumisan sayuran yang mengenyangkan yang akan selalu Anda inginkan lagi dan lagi—berkuah, lezat, dan sempurna di atas nasi!"
"Tambahkan sedikit cuka untuk cita rasa yang berani—saya selalu melakukannya!"

15 menit

Kitchen of Love & Healing
PROFIL
BAHAN-BAHAN
PORSI 2
Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi
Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.
- 3 1/2 oz daging babi iris tipis
- 1/6 kol
- 4 cup tauge (tidak dipadatkan)
- 0.5 seikat kucai bawang putih (nira) (10-12 batang)
- 1 1/2 oz kue ikan kamaboko merah dan putih (atau narutomaki)
- 1 1/2 oz kue ikan goreng (satsuma-age)
- 2/3 oz jamur kuping segar
- 0.3 wortel ukuran sedang
- 1 tbsp. minyak wijen
- 1 tbsp. minyak sayur
- A13 1/3 tbsp. air
- A2 tbsp. sake (atau anggur putih kering)
- A2 tbsp. mirin
- A2 tsp. Shantan (atau Wei-pa, kaldu ayam)
- A2 siung bawang putih, diparut
- A5 shakes lada bubuk
- A1 1/2 tbsp. tepung kentang (atau tepung maizena), dicampur dengan 1 sdm air
CARA MEMASAK
- 1
Siapkan bahan-bahan.
・Potong daging babi menjadi potongan seukuran satu suapan.
・Iris kol. Potong wortel menjadi julienne.
・Potong kucai menjadi potongan sepanjang 5 cm (belah batang tebal jika perlu).
・Potong kamaboko menjadi julienne.
・Iris tipis satsuma-age.
・Cincang kasar jamur kuping.
・Campur semua bahan Saus A (air, sake, mirin, Shantan, bawang putih, lada, dan larutan tepung kanji) dalam mangkuk. (Tidak apa-apa jika Shantan tidak larut sepenuhnya—akan meleleh saat dipanaskan.)
- 2
Masak daging babi.
Panaskan wajan di atas api sedang-tinggi (tanpa minyak), tambahkan daging babi, dan masak hingga kecokelatan dan matang. Proses kecokelatan mengeluarkan umami.
- 3
Tambahkan sayuran.
Tambahkan 1 sdm minyak sayur, naikkan api ke tinggi, dan tumis kol, wortel, tauge, dan kucai dengan cepat.
Tambahkan kamaboko, satsuma-age, dan jamur kuping.
Taburi dengan sejumput garam tambahan untuk membantu sayuran menyatu.
- 4
Tambahkan sausnya.
Kecilkan api ke sedang. Aduk kembali campuran A dan tuangkan ke dalam wajan. Masak sambil terus diaduk hingga saus mengental.
Akhiri dengan meneteskan minyak wijen.
ID Resep
109
Tips & Catatan
・Untuk rasa yang lebih kaya, tambahkan 1 sdm saus tiram.
・Tidak ada Shantan (kaldu ayam China)? Gunakan 1–2 sdt kaldu ayam + 1 sdm saus tiram sebagai gantinya.
・Gunakan sayuran apa saja yang ada!
Tambahkan kue ikan (kamaboko) atau jamur kuping untuk tampilan Champon klasik.
・Lemak babi memberikan umami penting pada masakan — jangan dilewatkan.
・Sausnya harus kental dan mengkilap. (Untuk kekentalan kuat: 1½ sdm tepung kanji untuk ¾ cangkir cairan.)
PENILAIAN SAYA
Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!
MULAIULASAN
Jadilah yang pertama mengulas!
About Me I’m based in Aichi Prefecture and share home-cooked recipes created from my own unique perspective and intuition—recipes I truly believe are delicious. 🍀 With just a small twist on everyday dishes, my “magic recipes” can turn them into something irresistibly tasty. You might even discover some unexpected secret techniques or hidden flavors! I carefully explain each step, sharing the purpose and principles behind it so you can understand not only how to cook, but also why. To me, cooking is a heartfelt creation—your personal message to the people you care about. That message travels through the food, sparking a silent conversation the moment they take a bite. I hope you’ll enjoy those beautiful, unspoken conversations, and create special moments that spread warmth and connection. Awards & Achievements ・ April 2025 – House Foods “Kaori Salt” Recipe Contest – House Foods Award ・ November 2024 – S&B Foods Mustard Recipe Contest – MAILLE Award ・ May 2024 – Kikkoman “Wagaya wa Yakinikuya-san” Recipe Contest – Grand Prize ・ May 2024 – Yamaki Dashi Pack Recipe Contest – Grand Prize ・ 2023 – Nadia Best Video Award, Artist Meal Plan Award, and Monthly MVP ・ Featured in Nadia Magazine Vol. 09, 12, and 13 Cooking is a letter from the heart—let’s fill it with love.