Tentang Kalbi
Ketika orang-orang di Jepang memikirkan Yakiniku, "kalbi" sering kali menjadi potongan daging pertama yang terlintas di pikiran. Menariknya, kalbi bukanlah potongan anatomi formal, melainkan nama menu yang diambil dari kata Korea "kalbi," yang berarti "tulang rusuk dan daging di sekitarnya." Di Jepang, restoran tidak diwajibkan untuk mencantumkan nama potongan yang tepat, sehingga kalbi umumnya merujuk pada potongan short plate sapi dengan kandungan lemak tinggi dan cita rasa umami yang kaya. Awalnya, kalbi muncul di menu restoran Yakiniku sebagai potongan murah dan disajikan dengan tulang yang masih utuh, mirip dengan short ribs yang diiris. Lemaknya yang manis dan harum yang berpadu sempurna dengan saus tare maupun nasi menjadikannya favorit nasional yang tak terbantahkan. "Kalbi" adalah kata yang telah menjadi simbol pengalaman Yakiniku Jepang dan identik dengan pengalaman makan yang lezat, lebih dari sekadar potongan daging yang ketat.
Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas kalbi babi melonjak pesat di Jepang. Sementara di Korea, "kalbi babi" umumnya merujuk pada babi bertulang yang mirip dengan kalbi sapi, di Jepang istilah ini telah berkembang menjadi potongan perut babi dengan 3 lapisan khasnya: kulit, daging tanpa lemak, dan lemak. Dengan semakin populernya masakan Korea di Jepang, samgyeopsal (perut babi panggang) yang merupakan favorit nasional Korea pun telah menemukan tempatnya di Jepang sebagai cara menikmati daging berlemak yang lezat.
Daging babi sering dianggap sebagai "makanan stamina" di Jepang—makanan yang memberikan energi dan kaya akan vitamin. Kalbi babi tidak mengecewakan! Kaya akan vitamin B (B1, B6) dan mineral seperti seng, kalium, dan fosfor, kalbi babi adalah makanan favorit ketika Anda membutuhkan dorongan energi setelah hari yang panjang.
Resep ini menghadirkan kalbi babi gaya Yakiniku yang manis-gurih yang bisa Anda buat dalam sekitar 5 menit. Makan begitu saja, tumpuk di atas nasi, atau bungkus dengan selada—cara apa pun terasa lezat. Coba sekarang!

5 menit

Chiori
PROFIL
BAHAN-BAHAN
PORSI 2
Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi
Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.
- 7 oz perut babi iris tipis
- A2 tsp. sake
- A2 tsp. mirin
- A2 tsp. kecap asin
- A2 tsp. gochujang
- A2 tsp. gula
- A1 tsp. pasta bawang putih (tube)
- Asedikit minyak wijen sangrai
CARA MEMASAK
- 1
Persiapan. Potong perut babi iris tipis menjadi potongan seukuran satu suapan. Dalam mangkuk kecil, campurkan bahan A (sake, mirin, kecap asin, gochujang, gula, dan pasta bawang putih).

- 2
Sangrai. Panaskan wajan (tidak perlu minyak) dan masak daging babi dengan api sedang. Setelah matang, serap lemak berlebih dengan tisu dapur.

- 3
Glazing. Kecilkan api, tambahkan saus A yang sudah dicampur, dan masak dengan api kecil. Masak hingga saus mengental dan melapisi daging babi. Matikan api dan aduk dengan sedikit minyak wijen.

- 4
Sajikan. Tata di piring dan opsional taburi dengan biji wijen sangrai sesuai selera.

ID Resep
317
Tips & Catatan
Juga enak dengan daging sapi. Bahu babi (koma) atau loin bisa menggantikan perut babi.
Setelah menyeka lemak berlebih di wajan, kecilkan api sebelum menambahkan saus (A) untuk menghindari gosong.
Bisa dibekukan: tahan sekitar 3 minggu.
PENILAIAN SAYA
Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!
MULAIULASAN
Jadilah yang pertama mengulas!
I live in Sapporo, Hokkaido, and I’m a mother of two daughters who both love to eat. As a working mom, my realistic, everyday recipes have resonated with many, and as of May 2024, I’m grateful to have over 380,000 followers on Instagram. Thank you so much for your support! From a homemaker’s perspective, my motto is to create recipes that make families happy and help busy women. I share dishes that can be made even more delicious with just a small twist using seasonings you already have at home. Along with recipes, I also post daily tips on cooking techniques to enhance flavor and handy food storage methods that make life in the kitchen easier.