Tumisan cepat dan hemat yang penuh cita rasa—hidangan ini memadukan irisan daging babi yang empuk dan tauge renyah dalam saus tiram kaya dan glasir miso. Ini adalah hidangan "pendorong nasi" yang sempurna: gurih, memuaskan, dan bikin ketagihan.
Resep mudah ini sangat cocok untuk malam hari yang sibuk, dan bahan-bahannya sederhana serta terjangkau. Cocok untuk pecinta daging, terutama para pria lapar atau remaja!

20 menit

Rinaty
PROFIL
BAHAN-BAHAN
PORSI 2
Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi
Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.
- 7 oz daging babi iris
- 2 cup tauge mentah
- 2 tbsp. tepung kentang atau tepung maizena
- 1 tbsp. minyak wijen
- A1 tbsp. sake (atau anggur putih kering)
- A1/2 tbsp. kecap asin
- AGaram dan merica (secukupnya)
- B2 tbsp. sake
- B1 tbsp. saus tiram
- B1 tbsp. awase miso (campuran miso merah & putih)
- B1 tbsp. mirin
- B1/2 tbsp. gula
- B1 tsp. doubanjiang (pasta kacang cabai; opsional)
CARA MEMASAK
- 1
Potong daging babi menjadi potongan seukuran satu suapan. Masukkan ke dalam mangkuk atau kantong zip dengan bahan A (sake, kecap asin, garam, dan merica). Aduk dan biarkan marinasi selama sekitar 5 menit. Sementara itu, campurkan bahan B (sake, saus tiram, miso, mirin, gula, dan doubanjiang) untuk membuat sausnya.

- 2
Tambahkan tepung kanji ke dalam kantong berisi daging babi yang sudah dimarinasi dan aduk hingga merata.

- 3
Panaskan minyak wijen dalam wajan di atas api sedang. Masukkan daging babi, pisahkan potongannya sambil ditumis.

- 4
Setelah daging babi matang, tambahkan tauge dan tumis sebentar.
- 5
Tuangkan saus (B), aduk hingga semua bahan terlapisi merata, dan masak sebentar—cukup untuk menyatukan rasa tanpa mengurangi saus terlalu banyak.
ID Resep
47
Tips & Catatan
・ Untuk rasa yang lebih ringan, kurangi jumlah saus tiram dan miso.
・ Hindari memasak saus terlalu lama—saus bisa menjadi terlalu asin jika terlalu banyak berkurang.
・ Anda bisa mengganti daging babi dengan perut babi iris tipis atau ayam jika diinginkan.
・ Doubanjiang menambahkan rasa pedas yang enak, tetapi hidangan tetap lezat tanpanya.
PENILAIAN SAYA
Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!
MULAIULASAN
Jadilah yang pertama mengulas!
About Me I was born and raised in Fukuoka in 1995. I love discovering delicious food just as much as I love eating it! As of January 2025, I’m grateful to have around 850,000 followers on Instagram—thank you so much for your amazing support. My Recipe Philosophy Through cooking, I hope to share many moments of happiness. Whether you’re someone who cooks daily for your family despite a busy schedule, or someone who wants to prepare a delicious meal for a loved one, I want my recipes to be your go-to. I focus on recipes that are easy to make using familiar ingredients and everyday seasonings found in any home. My dishes are not so much “fancy” in flavor as they are warm, home-style meals—simple, quick, and budget-friendly. I would be delighted if my recipes could bring a small sense of warmth and joy to both those who cook and those who eat. The happiness of making something tasty, the joy of hearing “It’s delicious!”, the smiles around the dining table, and the fun of cooking together with children—these are the heartwarming little moments I hope to deliver through my cooking."