Lembut, empuk, dan sempurna untuk makan siang bento atau sarapan!
Tamagoyaki (telur dadar gulung Jepang) adalah hidangan tradisional yang dicintai, dibuat dengan melapisi dan menggulung telur yang dibumbui. Variasinya berbeda-beda menurut daerah: di Kanto (Jepang timur), biasanya manis dan tebal dengan kulit berwarna cokelat keemasan, sementara di Kansai (Jepang barat), biasanya lebih lembut dan berair, diberi rasa dengan dashi (kaldu sup Jepang), dan disajikan dengan daikon parut untuk sentuhan akhir yang menyegarkan.
Hidangan ini berasal dari awal periode Edo (abad ke-17), ketika hidangan telur menjadi populer karena pengaruh Portugis. Hidangan telur yang lembut bernama tamago fuwafuwa menjadi tren di kalangan rakyat biasa dan dikatakan sebagai asal-usul tamagoyaki. Hidangan ini bahkan muncul dalam seni tradisional Jepang dan penceritaan, dan beberapa restoran bersejarah seperti "Ōji Ougiya" masih menyajikan tamagoyaki dengan cara tradisional.
Tamagoyaki tetap menjadi makanan pokok dalam masakan rumahan dan banyak dinikmati sebagai lauk, dalam kotak makan siang, atau sebagai favorit sarapan. Setiap keluarga dan daerah membawa sentuhan uniknya sendiri pada rasa dan tekstur, menjadikannya makanan penghibur sejati lintas generasi.
Versi ini menggunakan shirodashi (bumbu dashi berwarna terang) untuk rasa yang ringan dan kaya umami. Hasilnya adalah telur dadar gulung yang lembut dan lembap yang tetap empuk bahkan saat dingin — sempurna untuk makan siang bento!

10 menit

Misuzu Suzuki
PROFIL
BAHAN-BAHAN
PORSI 2
Resep asli (1X) menghasilkan 2 porsi
Saat mengubah skala resep, perbandingan beberapa bahan mungkin perlu sedikit disesuaikan. Sesuaikan seperlunya dan cicipi rasanya.
- 3 telur
- 1/2 tsp. gula
- 2 tbsp. air
- 1 tbsp. shirodashi
- minyak sayur (secukupnya) (untuk melapisi wajan)
CARA MEMASAK
- 1
Siapkan Campuran Telur
Dalam mangkuk, campurkan telur, gula, air, dan shirodashi. Kocok hingga tercampur rata.
- 2
Mulai Menggulung
Panaskan wajan tamagoyaki (atau wajan antilengket kecil) di atas api sedang dan olesi sedikit minyak. Tuangkan sekitar ¼ campuran telur. Ketika pinggiran mulai mengeras, kecilkan api. Gulung telur dari depan ke belakang dan geser ke bagian depan wajan.
- 3
Lanjutkan Melapisi
Tambahkan ¼ lagi campuran telur. Angkat sedikit telur yang sudah digulung agar telur yang belum matang mengalir ke bawah. Setelah sebagian mengeras, gulung lagi dan kembalikan ke depan.
- 4
Ulangi dan Selesaikan
Ulangi hingga semua campuran telur habis. Letakkan gulungan yang sudah jadi di atas tikar sushi bambu (makisu), bungkus dengan lembut, dan biarkan selama 3 menit untuk membentuk. Iris menjadi potongan seukuran satu suapan dan sajikan.
ID Resep
108
Tips & Catatan
Tips Penyimpanan
Kulkas: Simpan dalam wadah kedap udara hingga 2 hari.
Freezer: Bungkus dengan plastik dan simpan dalam kantong freezer hingga 3 minggu.
Untuk menyajikan, cairkan di kulkas semalaman untuk tekstur terbaik.
Selalu masak dengan api kecil untuk mencegah telur terlalu matang dan kering.
Jangan khawatir tentang bentuk akhir saat memasak—tikar bambu akan membantu membentuknya dengan baik setelahnya.
PENILAIAN SAYA
Daftar atau masuk gratis untuk mengirimkan ulasan Anda!
MULAIULASAN
Jadilah yang pertama mengulas!
"I am a culinary expert and Nadia Artist, with numerous awards in cooking competitions. I’m actively engaged in a wide range of activities, including providing, supervising, and publishing recipes for websites, magazines, corporations, and food manufacturers; conducting photoshoots; styling columns; and writing. My recipe concept centers on “wholesome cooking that is gentle on both the heart and body, bringing out the best of each ingredient.” From authentic dishes using dashi to simple recipes made with familiar ingredients, I create a wide variety of recipes to suit all tastes and occasions."